Day 2 Perjalanan Dimulai

 

Sampai ke Stasiun Lempuyangan

saat sampai di stasiun lempuyangan kami mendapat sms dari kakak-kakak fasilitator

  Yahuuu selamat datang di jogja! 😀 Saat turun di St. Lempuyangan, disarankan umtuk ke toilet dulu. Silahkan cuci muka, sikat gigi dan buang hajat, sebelum keluar stasiun. Nanti keluarlah dari PINTU TIMUR. Kami kakak-kakak fasilitator menunggu di ruang tunggu di luar stasiun

Setelah ke toilet kami siap-siap untuk mencari pintu timur (karena ternyata kami turunnya di pintu barat) saat mencari pintu timur kami kebetulan bertemu Andro (peserta OaseEksplorasi yang tidak ikut kereta karena rumahnya di jogja).

 

Bertemu kakak-kakak fasilitator

Setelah bertemu dengan andro di pintu barat kami berjalan menuju pintu timur untuk bertemu kakak-kakak fasilitator, disana kami diberikan buku saku OaseEksplorasi yang berisi jadwal kegiatan, denah sekitar,nama Homestay yang akan ditinggali, cara menuju kesana, dan sapaan lokal seperti nuwun sewu (kalau bertemu dengan orangtua dijalan), kami dibagi menjadi 3 kelompok berdasarkan voting yang menurut kami paling seimbang, kelompok itu terdiri dari:

Nasi uduk: Fattah,Yla,Yudhis

Marimas rasa soto: Adinda,Andro,Kaysan

Rawon ayam: Ceca,Donna,Zaky

 

Makan dulu sebelum jalan

Setelah diberitahukan harus kemana kami memutuskan untuk makan dulu karena disekitar stasiun ada banyak tempat makan pinggir jalan, kami bergiliran jaga tas perkelompok, kelompok rawon ayam yang jaga tas duluan Karena kelompok kami kalah gambreng,

Mie pake es batu

saat giliran kelompok kami untuk makan kami memutuskan untuk makan ind0mie Donna dan Zaky memilih untuk makan ind0mie goreng sedangkan saya memilih ind0mie rebus, awalnya saya kira mie itu akan cepat jadi, tapi ternyata 10 menit kemudian mie itu baru datang, karena waktu kami terbatas kami hanya mempunyai waktu 15-20 menit untuk makan, karena tinggal 5 menit lagi kami cepat-cepat makan, karena saya takut jadi lama saya minta mie rebus saya dikasih es batu, saat saya minta mie rebus saya dikasih es batu ke penjual dia tidak terlalu kaget (mungkin pernah ada juga yang minta mie nya dikasih es batu :v) saya mintanya untuk dikasih es batu sedikit aja, tapi mungkin dia gak denger karena dia memberikan banyak sekali es batu di mie saya (jadi kaya es buah) awalnya saya khawatir es itu akan membuat mie saya jadi tidak enak, tapi ternyata pas, saya jadi bisa langsung makan

 

Perjalanan ke Dusun maitan

Setelah makan kami jalan kaki ke halte transjogja yang ada di sma 5, sebetulnya kami disuruh naik becak, tapi karena kami mau ngirit dan sedikit olahraga kami jalan kaki. kami naik bus 2A sampai ke terminal jombor di terminal jombor kami naik bus lagi sampai ke terminal Borobudur disana kami makan siang dulu, karena bingung memilih makanan apa saya memilih untuk makan telor asin aja setelah makan saya dan yang muslim sholat di musholla yang ada di dekat tempat saya makan,

Nawar andong

setelah makan Yudhis dan Kaysan mencari andong untuk menuju ke dusun maitan, awalnya kami diberikan harga yang tidak masuk akal, 100 ribu untuk 1 andong mungkin karena mereka kira kami tidak tahu harga, setelah yudhis dan kaysan tawar menawar kami mendapat harga 40 ribu per andong (kami menyewa 2 karena 1 andong hanya muat 5 orang).

 

Sampai ke dusun Maitan

Saat sampai disana dan menemukan Homestay masing-masing kami berkumpul di Homestay gatotkoco (tempat kakak-kakak menginap) untuk membahas bagaimana perjalanannya, apa yang dilihat selama perjalanan, bagaimana perasaannya,  setelah Setelah ngobrol kami disuruh eksplorasi tempat itu,

 

Wawancara home industry tempe

Hari pertama disana kami masih bingung dimana lokasi home industry sekitar, karena itu kami sempat jalan-jalan keliling desa, karena bingung harus mencari dimana kami bertanya  ke kakek yang sedang lewat, saat itu zaky yang bertanya, karena zaky logatnya di medok-medoking (menurut saya terlalu berlebihan) kakek yang zaky tanyai kelihatannya sudah agak pikun karena bingung saat ditanyai dimana home industry sekitar setelah bertanya ada seorang anak kecil yang bilang ke zaky “Sok boso jowo” dan zaky bilang “masih belajar kok” sejak itu saya memperhatikan logatnya zaky jadi tidak berlebihan

dsc_0038
Sedang mencari home industry

 

 

 

 

 

 

 

Main bola

setelah akhirnya menemukan home industry tempe dan wawancara kami berkumpul lagi ke homestay gatotkoco, disana kami menihat ada anak-anak kampung situ bermain bola, awalnya hanya beberapa dari kami yang main, tapi akhirnya semuanya kecuali Adinda ikut main

img_20161213_172335

Terlambat

Setelah sholat saya dan zaky ke homestay (dewi sinta) setelah sholat saya langsung tidur karena udah capek banget, jadi karena aku kami jadi terlambat 40 menit.

Setelah diskusi tentang bagaimana perassannya dan tadi mewawancarai apa, setelah diskusi kami semua balik ke homestay dan tidur.

 

 

 

Bersambung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.